Tampilkan postingan dengan label Darinda Pusha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Darinda Pusha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2011

Saya dan Museum BI & Keramik

 
            Pada hari Sabtu pagi, saya dan teman-teman saya berkunjung ke museum Bank Indonesia dan Museum Keramik di Kota Tua. Kami berpergian dengan Bus Way sampai ke Kota Tua. Ini adalah pengalaman saya pergi ke Kota Tua bersama teman dan menjelajahi museumnya. Setelah sampai di pembehentian terakhir yaitu Kota Tua, kami turun dan berjalan kaki menuju arah museum Seni Rupa dan Keramik. Tetapi sebelum menuju tempat tersebut, kami singgah sebentar di museum Bank Indonesia. Karena terlihat menarik kami memasuki mueseum Bank Indonesia yang berdiri sejak zaman belanda ini. Ternyata museum tersebut sedang direnovasi dan diperbaharui. Dan untungnya hanya sebagian daerah yang sedang direnovasi, sebgaian lagi telah selesai di perbaharui, dan sudah di buka untuk umum. Kamipun memasuki museum tersebut. Dan ternyata biaya masuk museumnya gratis yang sangat menghemat pengeluaran kami dalam menjelajahi museum. Saat masuk kami diberi pertanyaan/ queistioner oleh penjaga museum, yang harus kami isi saat menjelajahi museum. Sejarah singkatnya Gedung ini yang dibangun pada abad ke-17 ini, Permulaannya rumahsakit(ziekenhuis) Pada tahun 1828 gedung ini di gunakan oleh De Javasche Bank. Sesudah Indonesia merdeka Gedung ini di pakai oleh Bank In Museum Bank Indonesiamuseum di Jakarta, dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun 1828. Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik. Pertama-tama kami melalui ruang teater dan memasuki Batavia tempo doeloe yang bersetting dermaga. Setting ini menceritakan bagaimana para pedangang zaman dahulu singgah di Indonesia. Dengan pajangan kapal dan rempah-rempah dan peta seperti di bawah ini. adalah sebuah

Lalu kami melihat manekin-manekin orang nasabah belanda di ruang Bank tempo doeloe, yang terlihat seperti sedang menukar uang dan meminjam uang. Dan dibawah lantai terdapat seragam-seragam tentara zaman dahulu, seperti seragam tentara jepang, tentara belanda, dan tentara indonesia. Yang di lapisi kaca. Uniknya pajangan tersebut ditaruh di lantai, sehingga kami bisa melihatnya di bawah. 

Setelah ruangan tersebut kami memasuki ruang yang berisi pajangan emas disana kami melihat-lihat sekalian berfoto diruangan tersebut. Setelah menjelajah lebih dalam kami memasuki ruang numismatik. Diruang tersebut kami melihat banyak koleksi uang dari zaman dahulu sampai zaman sekarang. Uang-uang yang di pajang dilindungi oleh kaca dan dilengkapi oleh kaca pembesar dan dijejerkan dari tahun ke tahun. Contohnya adalah uang Seri Dai Nippon Teikoku Seihu dengan bagian depan gambar dua naga bermahkota dan bagian belakang raagam hias.

Dan ada juga koleksi koin Indonesia tahun 1999, dengan harga Rp 150.000,00 (emas 6,22 gram). Uang khusus seri for children of the world, dengan bagian depan lambang negara garuda pancasila, dan bagian belakang anak laki-laki bermain kuda lummping.
Lalu ada juga koin dari tahun 1990, dengan harga Rp 75.000,00 (45 gram emas). Uang khusus seri perjuangan angkatan ’45. Dengan bagian depan lambang negara garuda pancasila dan bagian belakang logo Dewan Harian Nasional Angkatan ’45. 

Selain koleksi uang Indonesia dari tahun ke tahun, di ruangan tersebut terdapat koleksi uang dari seluruh negri. Seperti uang dari jepang dan china, juga uang dari arab, israel, yordania, dan perancis yang bermacam-macam dan unik.

Setelah puas menjelajah museum Bank Indonesia, kami berangkat menuju museum Seni Rupa dan Keramik. Kami jalan kaki sebentar dan sampai di depan gedung museum Seni Rupa dan Keramik. Museum Seni Rupa dan Keramik terletak di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Museum yang tepatnya berada di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia. Gedung yang dibangun pada 12 Januari 1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI. Pada 10 Januari 1972, gedung dengan delapan tiang besar di bagian depan itu dijadikan bangunan bersejarah serta cagar budaya yang dilindungi. Tahun 1973-1976, gedung tersebut digunakan untuk Kantor Walikota Jakarta Barat dan baru setelah itu diresmikan oleh Presiden (saat itu) Soeharto sebagai Balai Seni Rupa Jakarta. Pada 1990 bangunan itu akhirnya digunakan sebagai Museum Seni Rupa dan Keramik yang dirawat oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta. Museum ini menyajikan koleksi dari hasil karya seniman-seniman Indonesia sejak kurun waktu 1800-an hingga saat sekarang. Koleksi Seni Lukis Indonesia dibagi menjadi beberapa ruangan berdasarkan periodisasi yaitu:
·         Ruang Masa Raden Saleh (karya-karya periode 1880 - 1890)
·         Ruang Masa Hindia Jelita (karya-karya periode 1920-an)
·         Ruang Persagi (karya-karya periode 1930-an)
·         Ruang Masa Pendudukan Jepang (karya-karya periode 1942 - 1945)
·         Ruang Pendirian Sanggar (karya-karya periode 1945 - 1950)
·         Ruang Sekitar Kelahiran Akademis Realisme (karya-karya periode 1950-an)
·         Ruang Seni Rupa Baru Indonesia (karya-karya periode 1960 - sekarang)

Dan kami memilih kebagian keramik yang menampilkan keramik dari beberapa daerah Indonesia dan seni kreatif kontemporer. Selain itu ada juga koleksi keramik dari mancanegara seperti keramik dari Tiongkok, Thailand, Vietnam, Jepang dan Eropa dari abad 16 sampai dengan awal abad 20. Keramik yang saya pilih untuk tugas ini adalah keramik koleksi keramik Cina berasal dari masa Dinasti Song (960 - 1279 M).
Beberapa benda yang kerap ditemukan dari peninggalan kerajaan samudra pasai adalah mata uang dari bahan emas, gelas kaca, mata uang dari bahan timah, artefak kaca, tembikar, keramik China Dinasti Song abad 12-13, keramik China abad 13-14, dan Keramik China Dinasti Song-Yuan pada abad ke-13-14. Koleksi Keramik Asing terdiri dari: keramik Tiongkok, Thailand, Vietnam, Jepang dan Eropa dari abad 16 sampai dengan awal abad 20. Koleksi Keramik Lokal antara lain menampilkan keramik dari beberapa daerah Indonesia antara lain dari daerah Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung. Purwakarta, Yogyakarta, Malang, Bali, Lombok, dll. Serta masih terdapatnya koleksi pada abad ke-14 yakni keramik zaman Majapahit. Sedangkan Koleksi Keramik Temuan Bawah Laut (Ditlinbinjarah) dan Keramik Hibah dari Bea Cukai (bawah laut) antara lain banyak yang berasal dari China yakni keramik pada masa Dinasti Ming dan Ching.

Keramik Dinasti Sung
keramik Cina dari Dinasti Sung (960-1279) mungkin merupakan ekspresi seni keramik terkemuka, tidak hanya di Cina, tetapi di seluruh dunia. Selama periode Sung, kesatuan dari komponen-komponen penting fundamental terhadap seni: bentuk kapal, pot teknik, Glaze, dekorasi, proses pembakaran, dan teori estetika semua dikombinasikan dalam standar yang tinggi keunggulan. Secara umum, bentuk dari dinasti Sung yang sederhana dan tenang jika dibandingkan dengan apa yang mendahului mereka dan apa yang mengikuti. Demikian pula, glazes cenderung monokromatik dan halus, bagian, cairan terpisahkan dari bentuk kapal yang mereka cover, dengan kedalaman warna dan tekstur yang mengajak penonton untuk menyentuh kedua dan merenungkan.  kecanggihan estetika Sung disesuaikan oleh cipta yang luar biasa, yang menyebabkan berbagai barang-barang klasik, biasanya berhubungan dengan daerah spesifik dari Cina. Ini termasuk pengadilan-dilindungi Lung-ch'uan celadons, Kuan dan porselen Ju, Ting ware, celadons Utara, serta ware Tz'u-chou lebih pejalan kaki, ware Ch'ing-pai, dan macam-macam keramik menarik dari Chun dan Chien periuk-belanga. Beberapa dari barang-barang keramik daerah begitu dihargai di siang hari mereka bahwa mereka digunakan sebagai upeti dan pajak tahunan ke pengadilan kekaisaran. Dalam hal keahlian teknis, cipta, dan kesempurnaan estetika glasir dan bentuk, periode Sung berdiri tak tertandingi untuk kualitas keramik tersebut.

Keramik Celadon Utara, sekitar abad 10 – 15.
Yao-chou kabupaten di provinsi Shanxi menjadi pusat kiln penting di Cina Utara selama Sung (960-1279). Ini menghasilkan abu-abu ware bertubuh berdinding tipis dengan cetakan-terkesan atau diukir tangan dekorasi bawah tembus glasir hijau zaitun. Keramik ini dan keramik-keramik lainnya yang dibuat setidaknya tiga kompleks kiln lainnya di Shansi utara membentuk kelompok keramik yang cukup homogen umum dinamakan seladon utara. Dekorasi keramik ini bisa digores, disisir, diukir dan lainnya. glaze, yang berasal warna dari besi dan titanium oksida, akan menumpuk di daerah tersembunyi dari desain, menciptakan warna yang lebih gelap dengan memberikan penekanan pada pola. Yao-chou diproduksi dalam skala besar dalam berbagai bentuk kapal. Desain populer biasanya desain bunga dan rumput, gelombang, ikan, bebek, anak-anak, naga, Phoenix, dan awan. Walaupun dikagumi oleh royalti/ keluarga kerajaan, Yao-chou bukan keramik pengadilan resmi. 
suka duka mengunjungi museum ini adalah leatk museumnya yang jauh. dan susahnya mengambil informasi yang dibutuhkan untuk tugas ini. karena info yang ada sedikit jadi saya harus mencarinya ditempat lain. juga biaya perjalanan bolak-balik menjelajah jakarta. yang juga cuacanya saat itu panas sekali. walaupun banyak dukanya, sampai kami tersesat dan salah tempat, tetapi kami mendapatkan banyak pengalaman dan melihat tempat menarik, saya akan senang kembali lagi kesana. sekian dari saya, semoga tulisan ini bermanfaat.
berikut ini foto saya dengan keramik seladon dari dinasti sung.



  

Senin, 30 Mei 2011

Tugas - 4 : Saya dan Negara, Ethiopia


Republik Demokratik Federal Ethiopia (Ityop'iya, bahasa Amhara ኢትዮጵያ) atau Etiopia adalah sebuah negara yang terletak di Afrika. Ethiopia mempunyai salah satu sejarah terlengkap sebagai negara merdeka di benua tersebut. Merupakan negara tertua di dunia, kawasan Ethiopia juga merupakan salah satu tempat peradaban yang terawal di dunia dan negara ini juga terkenal sebagai negara termiskin di Afrika. Pemerintahan Ethiopia pertama dibentuk sekitar tahun 980 SM dan menerima agama Kristen pada abad ke-4 M. Negara ini cukup unik jika dibandingkan dengan negara-negara Afrika lainnya karena tidak pernah dijajah selama masa Perebutan Afrika, dan terus merdeka hingga tahun 1936, saat pasukan Italia menguasai negara tersebut. Pasukan-pasukan Britania Raya dan Ethiopia mengalahkan tentara Italia pada 1941, dan Ethiopia memperoleh kembali kedaulatannya setelah menanda tangani Perjanjian Britania-Ethiopia pada Desember 1944. Ethiopia dulu pernah bernama Abisinia. Kini, Ethiopia merupakan negara berbentuk republik dan mengambil bagian secara aktif dalam aktivitas-aktivitas kerjasama internasional. Ibukotanya, Addis Ababa merupakan pusat administrasi Kesatuan Afrika (AU). Ethiopia masih memakai kalendar Julian sehingga negara ini akan membuka serangkaian perayaan dalam menyambut milenium ketiga berdasarkan penanggalan kalendar tersebut. Nama "Ethiopia" konon berasal dari "Ityopp'is", yaitu nama anak cucu Ham, pembentuk kota Aksum. Nama lama "Abbesinia" berasal dari kelompok suku Habesha, yaitu kaum yang mendiami kawasan Ethiopia sejak tahun 3000 SM.
Ethiopia monarki bagi sebagian besar sejarah, dan jejak dinasti Ethiopia akar untuk abad ke-2 SM Ethiopia juga merupakan salah satu situs tertua eksistensi manusia diketahui ilmuwan hari ini, Memiliki menghasilkan beberapa jejak manusia tertua. Ini mungkin wilayah dari yang Homo sapiens pertama berangkat ke Timur Tengah dan titik di luar. Ketika Afrika dibagi oleh kekuatan Eropa pada Konferensi Berlin, Ethiopia adalah salah satu dari hanya dua negara yang mempertahankan kemerdekaan. Itu adalah salah satu dari empat anggota Afrika Liga Bangsa-Bangsa. Setelah periode singkat pendudukan Italia, Ethiopia menjadi anggota piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ketika negara-negara Afrika lainnya menerima kemerdekaan mereka setelah Perang Dunia II, banyak dari mereka mengadopsi warna bendera Ethiopia, dan Addis Ababa menjadi lokasi beberapa organisasi internasional terfokus pada Afrika. 


            Modern Ethiopia dan perbatasan saat ini adalah hasil dari pengurangan teritorial yang signifikan di utara dan ekspansi di selatan menuju perbatasan yang sekarang, karena beberapa migrasi dan integrasi komersial serta penaklukan, terutama oleh Kaisar Menelik II dan Ras Gobena. Pada tahun 1974, dinasti yang dipimpin oleh Haile Selassie digulingkan sebagai perang sipil diintensifkan. Sejak itu, Ethiopia telah melihat berbagai sistem pemerintahan. Ethiopia adalah salah satu anggota pendiri Gerakan Non-Blok (NAM), G-77 dan Organisasi Persatuan Afrika (OAU). Hari ini, Addis Ababa masih kantor pusat Uni Afrika, Nil Komisi Basin, Pan Afrika Kamar Dagang (PACCI) dan UNECA. Negara ini memiliki salah satu militer paling kuat di Afrika dan Addis Ababa merupakan pusat dari benua Afrika Standby Force (ASF). Ethiopia adalah salah satu dari beberapa negara Afrika untuk memiliki alfabet sendiri. Ethiopia juga memiliki waktu sendiri sistem dan kalender unik, tujuh hingga delapan tahun di belakang kalender Gregorian. Hal ini memiliki jumlah terbesar Situs Warisan Dunia UNESCO di Afrika. Negara ini merupakan tanah alami kontras, dengan air terjun dan sumber air panas gunung berapi. Ethiopia memiliki beberapa gunung tertinggi Afrika serta beberapa titik terendah di dunia di bawah permukaan laut. Gua terbesar di Afrika terletak di Ethiopia di Sof Omar, dan wilayah utara negara di Dallol adalah salah satu sepanjang tahun terpanas tempat-mana pun di bumi. Ada semuanya sekitar 80 kelompok etnis yang berbeda di Ethiopia hari ini, dengan dua terbesar menjadi Oromo dan Amhara, baik yang berbicara bahasa Afro-Asia. Negara ini juga terkenal dengan peraih medali emas Olimpiade, rock-dipahat gereja dan sebagai tempat di mana biji kopi berasal. Saat ini, Ethiopia adalah kopi atas dan negara yang memproduksi madu di Afrika, dan rumah bagi populasi ternak terbesar di Afrika. Ethiopia memiliki hubungan dekat sejarah ketiga agama besar di dunia Ibrahim. Itu adalah salah satu negara Kristen pertama di dunia, setelah resmi diadopsi Kristen sebagai agama negara pada abad ke-4. Ia memiliki mayoritas Kristen dan sepertiga dari populasi adalah Muslim. Ethiopia adalah tempat yang hijrah pertama dalam sejarah Islam dan penyelesaian Muslim tertua di Afrika di Negash. Sampai tahun 1980, populasi besar orang Yahudi tinggal di Ethiopia Ethiopia. Negara ini juga tanah air spiritual gerakan Rastafari keagamaan. Ethiopia, yang memiliki potensi listrik tenaga air terbesar kedua di Afrika, adalah sumber lebih dari 85% dari aliran air Sungai Nil total dan mengandung tanah yang kaya, tetapi tetap menjalani serangkaian kelaparan di tahun 1980-an, diperparah oleh geopolitik yang merugikan dan perang saudara , mengakibatkan kematian ratusan ribu. Pelan-pelan, bagaimanapun, negara telah mulai pulih, dan Ethiopia hari ini memiliki ekonomi terbesar di Afrika Timur (PDB) sebagai ekonomi Etiopia juga merupakan salah satu. tercepat berkembang di dunia.
Sejarah Ethiopia : Abad Pertengahan

Koalisi partai oposisi dan beberapa individu yang didirikan pada 2009 untuk menggulingkan pada pemilihan umum tahun 2010 rezim dari EPRDF, partai Meles Zenawi yang telah berkuasa sejak tahun 1991,
Beberapa delapan partai anggota Forum ini Ethiopia untuk Demokrasi Dialog (FDD atau Medrek dalam Bahasa Amhara) termasuk Oromo Federalis Kongres (yang diselenggarakan oleh Oromo Federalis Gerakan Demokratis dan Rakyat Oromo Kongres), yang Tigray Arena (yang diselenggarakan oleh mantan anggota TPLF partai yang berkuasa), Persatuan untuk Demokrasi dan Keadilan (UDJ, yang pemimpinnya yang dipenjarakan), dan Koalisi Pasukan Somalia Demokrat.
Politik Ethiopia terjadi dalam kerangka republik parlementer federal, dimana Perdana Menteri adalah kepala pemerintahan. Eksekutif kekuasaan diterapkan oleh pemerintah. Federal kekuasaan legislatif diberikan pada pemerintah dan dua kamar parlemen. Berdasarkan Pasal 78 dari Konstitusi 1994 Ethiopia, Kehakiman benar-benar independen dari eksekutif dan legislatif [69] Realitas saat ini ketentuan ini dipertanyakan dalam laporan yang disiapkan oleh Freedom House. Menurut The Economist dalam Indeks Demokrasi yang diterbitkan pada akhir tahun 2010, Ethiopia adalah "rezim otoriter", peringkat 118 dari 167 negara (dengan jumlah yang lebih besar yang kurang demokratis). Ethiopia telah turun 12 tempat di daftar sejak 2006 , dan laporan terakhir atribut drop untuk penindasan rezim terhadap kegiatan oposisi, media dan masyarakat sipil sebelum pemilihan parlemen 2010, yang laporan ini berpendapat telah membuat Ethiopia de facto satu partai negara. 



Dalam segi pemerintahan, pemilihan majelis konstituante 547-anggota Ethiopia diadakan pada bulan Juni 1994. perakitan ini mengadopsi konstitusi Republik Demokratik Federal Ethiopia pada Desember 1994. Pemilihan untuk parlemen nasional pertama Ethiopia populer dipilih dan legislatif regional diselenggarakan pada bulan Mei dan Juni 1995. Kebanyakan partai oposisi memilih untuk memboikot pemilihan ini. Ada kemenangan telak bagi Rakyat Ethiopia Revolusi Demokratik Front (EPRDF). Internasional dan pengamat non-pemerintah menyimpulkan bahwa partai-partai oposisi akan mampu berpartisipasi harus mereka memilih untuk melakukannya. Pemerintah saat ini Ethiopia dipasang pada bulan Agustus 1995. Presiden pertama adalah Negasso Gidada. Pemerintah EPRDF yang dipimpin Perdana Menteri Meles Zenawi dipromosikan kebijakan federalisme etnis, devolving kekuatan signifikan terhadap daerah, etnis kewenangannya. Ethiopia saat ini memiliki sembilan wilayah administratif semi-otonom yang memiliki kekuatan untuk meningkatkan dan menghabiskan pendapatan mereka sendiri. Di bawah pemerintahan sekarang, beberapa kebebasan fundamental, termasuk kebebasan pers, yang terbatas Warga harus sedikit akses ke media lain dari jaringan milik negara. Pemerintah menggunakan undang-undang pers yang mengatur pencemaran nama baik untuk mengintimidasi wartawan yang kritis terhadap
 kebijakan.
            Sebelum tahun 1996, Ethiopia dibagi menjadi 13 provinsi, banyak berasal dari daerah historis. Ethiopia sekarang memiliki sistem pemerintahan berjenjang yang terdiri dari pemerintah federal mengawasi etnis berdasarkan negara-negara kawasan, zona, kabupaten (woredas), dan lingkungan (kebele). Ethiopia dibagi menjadi sembilan negara administrasi berbasis etnis (kililoch, bernyanyi kilil.) Dan dibagi menjadi enam puluh delapan zona dan dua kota carteran (akababiwoch astedader, bernyanyi akababi astedader.): Addis Ababa dan Dire Dawa (subdivisi 1 dan 5 di peta , masing-masing). Hal ini kemudian dibagi lagi menjadi 550 woredas dan woredas beberapa khusus. Konstitusi memberikan kekuasaan luas untuk menyatakan daerah yang dapat membentuk pemerintah mereka sendiri dan demokrasi sesuai dengan konstitusi pemerintah federal. Setiap daerah memiliki dewan puncak regional di mana anggotanya dipilih secara langsung untuk mewakili distrik-distrik dan dewan memiliki kekuasaan legislatif dan eksekutif untuk mengarahkan urusan internal daerah. Pasal 39 dari Konstitusi Ethiopia lebih lanjut memberikan setiap negara regional hak untuk memisahkan diri dari Ethiopia. Ada perdebatan, Namun, bagaimana banyak kekuasaan dijamin dalam konstitusi sebenarnya diberikan kepada negara. Dewan melaksanakan mandat mereka melalui komite eksekutif dan biro sektoral regional. struktur rumit seperti dewan, eksekutif, dan lembaga-lembaga publik sektoral direplikasi ke tingkat berikutnya (woreda).

            Pada 435.071 mil persegi (1.126.829 km2). Bagian utama dari Ethiopia terletak di Tanduk Afrika, yang merupakan bagian timur dari daratan Afrika. Berbatasan Ethiopia Sudan barat, Djibouti dan Eritrea di utara, Somalia di timur, dan Kenya di selatan. Dalam Ethiopia adalah kompleks dataran tinggi luas pegunungan dan dataran tinggi dibedah dibagi dengan Great Rift Valley, yang berjalan umumnya barat daya ke timur laut dan dikelilingi oleh dataran rendah, stepa, atau semi-gurun. Keragaman besar daerah menentukan variasi yang luas dalam iklim, tanah, vegetasi alami, dan pola pemukiman. Ethiopia adalah negara ekologis beragam, mulai dari gurun di sepanjang perbatasan timur ke hutan tropis di selatan untuk Afromontana luas di bagian utara dan barat daya. Danau Tana di utara adalah sumber Sungai Nil Biru. Ia juga memiliki sejumlah besar spesies endemik, terutama babon Gelada, yang Ibex Walia dan serigala Ethiopia (atau Simien rubah). Berbagai macam ketinggian telah memberikan negeri berbagai wilayah ekologis yang berbeda, ini telah membantu mendorong evolusi spesies endemik di isolasi ekologi.

            Dalam segi lingkungan, ethiopia secara historis di seluruh benua Afrika, populasi satwa liar telah menurun drastis karena penebangan, perang sipil, berburu, polusi, perburuan dan campur tangan manusia lainnya. Sebuah perang saudara 17-tahun-panjang seiring dengan kekeringan yang parah, dampak negatif Ethiopia lingkungan kondisi menyebabkan degradasi habitat yang lebih besar Habitat adalah kehancuran. faktor yang menyebabkan terancamnya. Ketika perubahan habitat terjadi dengan cepat, hewan tidak punya waktu untuk menyesuaikan. Manusia dampak mengancam banyak spesies, dengan ancaman yang lebih besar diharapkan sebagai akibat dari perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca. Ethiopia memiliki sejumlah besar spesies terdaftar sebagai kritis terancam punah, terancam dan rentan terhadap kepunahan global. Spesies terancam punah di Ethiopia bisa dipecah menjadi tiga kategori;. Kritis terancam, terancam punah, dan rentan.
Deforestasi merupakan keprihatinan utama bagi Ethiopia sebagai studi menunjukkan hilangnya hutan memberikan kontribusi terhadap erosi tanah, hilangnya nutrisi dalam tanah, hilangnya habitat hewan dan penurunan keanekaragaman hayati. Ethiopia adalah salah satu dari tujuh pusat mendasar dan independen asal tanaman budidaya dunia. Program pemerintah saat ini untuk mengontrol deforestasi terdiri dari pendidikan, mempromosikan program reboisasi dan menyediakan bahan baku alternatif untuk kayu. Di daerah pedesaan pemerintah juga menyediakan sumber bahan bakar non-kayu dan akses ke lahan non-hutan untuk mempromosikan pertanian tanpa merusak habitat hutan.
            Dalam segi ekonomi, Ethiopia telah menunjukkan PDB tahunan cepat tumbuh dan itu adalah bangsa yang tumbuh paling cepat Afrika non-minyak-bergantung pada tahun 2007 dan 2008 upaya Sejak tahun 1991, telah ada untuk meningkatkan perekonomian. Namun, telah ada beberapa politik oposisi terhadap kebijakan serta kekeringan 2008 yang memperlambat kemajuan Efektivitas kebijakan ini. Meskipun perbaikan ekonomi, kemiskinan perkotaan dan pedesaan tetap menjadi masalah di negara ini. Ethiophia juga mempunyai cadangan air terbesar di Afrika tetapi air yang digunakan hanya 1% yang digunakan untuk produksi listrik dan 1,5% untuk irigasi. Secara historis, feodal dan komunis struktur ekonomi Ethiopia selalu menyimpannya satu musim tanpa hujan dari kekeringan menghancurkan. Ethiopia memiliki potensi besar untuk menjadi produser, karena merupakan salah satu negara paling subur di Afrika. Konstitusi Ethiopia mendefinisikan hak untuk memiliki tanah sebagai milik hanya untuk "negara dan rakyat", tetapi warga hanya dapat sewa tanah (sampai 99 tahun), dan tidak dapat menggadaikan atau menjual. Menyewa tanah untuk maksimal dua puluh tahun diperkenankan dan ini diharapkan untuk memastikan tanah yang pergi ke pengguna yang paling produktif.
            Radio adalah medium pilihan, mencapai daerah pedesaan di mana Ethiopia yang paling hidup. Meskipun negara mengontrol stasiun radio yang paling dan satu-satunya jaringan TV nasional, cetak dan media penyiaran telah melihat perubahan dramatis sejak jatuhnya Mengistu di awal 1990-an. Pada tahun 2006, lisensi yang diberikan kepada dua stasiun FM swasta di ibukota. Beberapa kelompok oposisi pancaran radio siaran ke Ethiopia menggunakan menyewa pemancar gelombang pendek luar negeri. 



sumber : 
·         http://en.wikipedia.org/wiki/Ethiopia 
·         http://news.bbc.co.uk/2/hi/africa/country_profiles/1072164.stm